Selasa, 30 Januari 2018

LAPANAN PASTRAJAKKEB KECAMATAN KEBUMEN

Dalam rangka untuk terus memberikan pembinaan, dukungan dan pengembangan kesenian di Kebumen, Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kab. Kebumen, Minggu (21/1) memfasilitasi paguyuban kesenian tradisional slawat Jamjaneng (Pastrajakep) Kebumen untuk menyelenggarakan kegiatan  Lapanan Pastrajakep kecamatan Kebumen, bertempat di Rumah Budaya Bumi Bimasakti Kebumen.
Acara tersebut dihadiri oleh Pengurus Dewan Kesenian Daerah, Pengurus Pastrajakep Kab. Kebumen, Pengurus Pastrajakep kecamatan Kebumen dan 80 orang yang merupakan perwakilan dari 20 grup jamjaneng yang ada kecamatan Kebumen.
Pada sambutannya Munjahid ketua 1 Pastrajakep Kab Kebumen menyampaikan terima kasih dan apresiasi pada DKD Kebumen, yang telah memfasilitasi acara Lapanan, yang merupakan kegiatan rutin komunitas seni tradisional jamjaneng, setiap selapan hari atau 35 hari pada kalender jawa.
Munjahit juga menambahkan bahwa terbentuknya paguyuban seni jamjaneng Pastrajakep diawali dari adanya lomba jamjaneng di Somalangu, kemudian dibentuk kepengurusan, 20-10 -2008 dengan Ketua almarhum R Kyai Muhtamim. Pastrajakep dengan semangat maju dengkul bertekad nguri -uri seni selawat jamjaneng, yang merupakan Kesenian asli Kebumen, membangkitkan grup yang ada, dari tidak ada jadi ada. Ngrembaka mbrengengeng, atau bergema sampai luar Kebumen. Bahkan komunitas jamjaneng Wonosobo sudah mengikuti bila jamjaneng merupakan kesenian asli Kebumen.
Pada saat ini sejak meninggalnya ketua Umum Pastrajakep R. Kyai Muhtamim, Pastrajakep seperti ayam kehilangan induknya.
Ketua DKD dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara tersebut merupakan wujud pengakuan dan dukungan DKD terhadap keberadaan kesenian jamjaneng, khususnya Pastrajakep.
Harapanya kesenian tradisional jamjaneng dapat semakin berkembang, dan terjalin persatuan yang semakin kuat antara penguru dan seluruh grup jamjaneng di Kebumen.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar