Selasa, 23 Agustus 2016



Sekolah Rakyat Itu Bernama SRMB 

PROFILE SRMB
Sekolah Rakyat Melu Bae Kebumen
Sekolah Rakyat Melu Bae disingkat SRMB, merupakan nama dari sebuah perkumpulan atau komunitas, untuk belajar bersama, tentang beragam bidang, utamanya kesenian.  
Sebutan Sekolah Rakyat, pada komunitas yang bermula dari hasil diskusi lesehan belasan orang-orang yang merasa prihatin melihat kenyataan yang serba terbatas ini, janganlah dimaknai sebagai sebuah lembaga yang mengadaptasi kaidah-kaidah pada sekolah formal.
Sekolah Rakyat Melubae atau SRMB,hanyalah  merupakan sarana untuk mengolah diri, belajar dalam kebersamaan yang amat bersahaja, tetapi gesit menyiasati kenyataan yang serba kumal, serba terbatas.
Sekolah Rakyat Melubae atau SRMB, bolehlah dimaknai sebagai sebuah majelis terbuka yang menjadi semacam “sekolah rakyat”, bagi siapa pun yang mau terlibat, untuk ngangsu kawruh hanya dengan bermodalkan “mbayar karep”. Mbayar Karep atau kemauan untuk datang bergabung, belajar bersama.
Meski dalam keadaan yang serba terbatas, SRMB memiliki keinginan yang sangat besar, akan adanya sebuah kemajuan, hingga dapat digambarkan seperti “Bocah sethemplik sirahe thomlo-thomlo”.
Hingga saat ini SRMB “ Bocah sethemplik sirahe thomlo-thomlo”, telah melakukan beragam kegiatan diantaranya : Ngamen Puisi, Bersama Ratih TV Kebumen Membuat Sinetron Religi Meraih Kemenangan, Menerbitkan Antologi Puisi Kuputarung, Musukalisasi Puisi Kuputarung, Pementasan Teater Jaleg, membantu Revitalisai Dewan Kesenian Daerah DKD Kebumen, Lomba Baca Puisi  bersama DKD Kebumen, Pelatihan Catur anak-anak, Belajar Bersama Kerajinan Batu Akik, dan lain-lain. 
Kedepan SRMB berencana akan membuat Film Dokumenter, Menerbitkan antologi Puisi dan Festival Teater Remaja.
Sejak awal dideklarasikan sebelas tahun yang lalu SRMB belum pernah memiliki tempat sekretariatan yang tetap, maka sejak itu pula Sekretariat SRMB selau berpindah-pindah. Baru mulai pertengahan tahun 2013, ada rumah di Jl.Sawo 19 Rt.07 Rw.05 Pasarabuk Kebumen, yang boleh ditempati sebagai tempat berkumpul teman-teman komunitas SRMB. Setelah mengalami beberapa perbaikan maka pada hari ini Senin Kliwon 21 April 2014 ini tempat tersebut ditetapkan sebagai sekretariat SRMB.
SRMB mengadakan Tasyakuran untuk menempati sekretariat SRMB, sekaligus juga menjadi sekretariat Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kebumen. SRMB mohon doa restu dan dukungan dari semua pihak, utamanya warga Jalan Sawo RT.07 RW.05 Pasarrabuk Kelurahan Kebumen.

Beberapa lagu yang pernah dinyanyikan oleh SRMB diantaranya :

JARE LAGU JARE
Syair : SRMB
Lagu : Toro & Dodot
Negeri subur rakyat makmur, Nusantara
*Oee….
Sandang pangan murah,Pawartane

Gemah lipah loh jinawi, Ceritane
*Oee…
Gizi bayi terpenuhi
Kelaparan teratasi
*jare…jare…Jarene….

Jamane wis maju
Duwit duwit ora kurang
*Duwit…Duwitan…
Golet gawean gampang,Ora ana pengangguran
Mlaku nang ndalan, Ora ana Gelandangan

Negarane demokrasi, Ceritane
*Oee….
Pemilu cerdas milih wakil, Sekarepe
Rakyat Bebas milih Presiden, Negarane
*Oee….

Jare…Jare…Jare…Jare…Jare……
Jare Jarene
Jare…Jare…Jare…Jare…Jare……
Jare Jarene

GARA – GARA PETAN
Syair : -
Lagu : SRMB

Urip Kuwe sing prasaja
Aja meri karo badhane wong liya
(sirik…sirik)
Radjabrana sandang pangan
Ora teka yen among disawang

Menungsa kudu eling
Urip kuwi diatur karo rasa
(jarene mbah beja)
Rasa iri rasa dengki
Ra ngelingi sing lanang kerjane apa
Ra ngelingi sing lanang bayare pira

Gara-gara golek tuma
Suwe-suwe ngrasani tangga
(e…gunane apa)
Glenak-glenik kuwe mesthi
Bubar petan dadi perang Brantayuda

Rumah tangga berantakan
(gara-gara petan)
Anak loro ‘ra kathokan
(gara-gara petan)
Bojo minggat meng Taiwan
(gara-gara petan)
Maratua njaluk sedan
(Maratua edian)

JIWA SENGSARA
Syair : Toro SRMB
Lagu : Toro SRMB

Gelapnya malam ini
Begitupun hatiku
Tiada yang menemani
Hanyalah bintang berkelip
Kekasihku tlah pergi
Tinggalah daku sendiri

Kini ku seorang diri
Hanya gitar temanku
Mengalunkan suara
Jeritan jiwa sengsara

Kekasih ku tlah pergi
Tinggalah daku sendiri
Oh… sungguh sedih
Sungguh sedih
Oh… sungguh kejam
Sungguh kejam

Sungguh kejam dirimu
Meninggalkan diriku
Yang selalu setia kepadamu
Oh… sungguh sedih
Sungguh sedih
Oh… sungguh kejam
Sungguh kejam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar