Senin, 27 Januari 2014

SARASEHAN WAYANG DI SMP 2 KUTOWINANGUN

Ki Dalang Basuki Hendro Prayitno memberi penjelasan tentang wayang dihadapan ratusan siswa SMP Negeri 2 Kutowinangun Kebumen.


Seorang siswi secara antusias mempertanyakan beberapa hal yang berkaitan tentang wayang pada Ki Dalang Basuki Hendro Prayitno pada sesi tanya jawab.
Tujuhratusan siswa SMP Negeri 2 Kutowinangun, Sabtu (23/11)mengikuti sarasehan wayang di halaman depan SMP Negeri 2 Kutowinangun. Sarasehan wayang diselenggarakan oleh SMP Negeri 2 Kutowinangun bekerja sama dengan Dewan Kesenian Daerah (DKD) kabupaten Kebumen dalam rangka mengikuti anjuran Bupati agar wayang masuk sekolah.
Hadir sebagai pembicara Ki Dalang Basuki Hendro Prayitno Ketua Umum Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kabupaten Kebumen, yang didampingi Pekik Sat Siswonirmolo, Ketua 1 DKD Kabupaten Kebumen, H. Sugiyatno, S.Pd, MPd. Kepala SMP Negeri 2 Kutowinangun dan segenap guru SMP Negeri 2 Kutowinangun.
Ki Dalang Basuki Hendro Prayitno menyampaikan materi tentang sejarah wayang dengan berbagai karakter tokoh-tokoh wayang, juga masalah pilihan profesi menjadi pelaku seni tradisi khususnya wayang.” Para siswa jangan takut memilih profesi sebagai pelaku seni, sebagai cita-cita masa depan. Karena pelaku seni yang profsional juga dapat memperoleh penghasilan yang baik” ajakan Ki Dalang Basuki
Pada sambutan diawal sarasehan H.Sugiyatno, S.Pd, M.Pd, Kepala SMP Negeri 2 Kutowinangun,  berharap supaya para siswa dapat lebih mengenal wayang yang akhirnya dapat mencintai wayang yang merupakan budaya adiluhung milik bangsa sendiri”. Sebagai tindak lanjut dari kegiatai sarasehan wayang H.Sugiyatno, S.Pd, M.Pd berharap pada peemerintah daerah dapat memberkan bantuan seperangkat gamelan pada sekolah, sebagai  upaya  melestarikan dan mengembangkan kesenian tradisional khususnya  karawitan. ” Karena keberadaan gamelan merupakan pintu untuk nguri-uri kebudayaan tradisional” imbuhnya
“ Bila akan melestarikan seni karawitan pada generasi muda, memang idealnya setiap sekolah memiliki seperangkat gamelan. Sebab sangat mustahil, melestarikan seni karawitan di daerah tanpa tersedianya sarana pendukung, seperti tersedianya seperangkat gamelan di setiap sekolah” kata Pekik Sat Siswonirmolo, Ketua 1 DKD Kabupaten Kebumen.
Para siswa semakin antusias mengikuti penyampaian sarasehan, ketika Ki Dalang Basuki Hendro Prayitno, membuka sesi tanya jawab dengan memberika hadiah bagi siswa yang berani bertanya dan berhasil menjawab pertanyaan beliau.
Sarasehan diakhiri dengan peragaan mendalang oleh dalang kecil Bambang Priyambodo yang juga siswa kelas 7 SMP Negeri 2 Kutowinangun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar